×
العربية english francais русский Deutsch فارسى اندونيسي اردو

Permintaan Formulir Fatwa

Captcha yang salah

Fatwa / Thaharah / Cara Mengusap Imamah (Surban)

mempublikasikan tanggal:2016-03-24 07:18 PM | Views:1858
- Aa +

Bagaimanakah cara mengusap surban itu?

صفة المسح على العمامة

Menjawab

Segala puji hanya milik Allah Rabb Semesta Alam.Shalawat,salamdan keberkahansemoga selalu terlimpahkepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, keluarganya, dan para shahabatnya. Amma ba'du.

            Dengan memohon taufik kepada Allah Ta'ala,jawaban atas pertanyaan Anda adalah:

Telah datang dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, bahwa beliau mengusap surban dan kedua sepatu, seperti dijelaskan dalam hadits riwayat Al-Bukhari dan Muslim, dari hadits Al-Mughirah bin Syu’bah Radhiyallahu ‘Anhu.

Adapun cara mengusap surban, bahwa surban itu ada yang menutupi seluruh kepala. Maksudnya, menutup seluruh bagian kepala. Maka disini adalah dengan mengusap surban, seperti halnya mengusap kepala. Jika pada surban itu ada bagian rambut yang keluar, maka dianjurkan untuk mengusap surbannya dan bagian rambut yang keluar itu.

Karena Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengusap surban beliau. Telah disebutkan dalam beberapa hadits, bahwa beliau mengusap bagian rambutnya yang nampak (karena keluar dari surban). Akan tetapi ini hanya merupakan anjuran saja. Karena mengusap itu tidak harus dengan menyeluruh di semua bagian kepala. Oleh karena itu, jika seseorang mengusap surban tanpa mengusap rambut, meskipun rambut itu nampak, maka yang demikian itu tidak mengapa. Usapan yang dia lakukan tetap sah.

Tidak ada syarat-syarat khusus dalam mengusap. Dan yang benar, tidak disyaratkan dalam mengusap surban, sebagaimana syarat yang ada pada mengusap sepatu, dimana mengusap sepatu itu boleh dilakukan ketika mengenakannya dalam keadaan suci.

Apakah surban yang bisa diusap itu? Itu adalah surban yang sulit untuk dilepas. Peci itu mudah untuk dilepas, tidak ada kesulitan untuk mengangkatnya dari kepala, lalu mengusap kepala. Akan tetapi, jika di atas peci itu ada surban atau saat itu sedang berada di musim dingin, dikhawatirkan ketika surban dilepas akan mendatangkan sakit, maka boleh untuk mengusapnya. Terkadang para wanita itu juga menggunakan daun pacar atau minyak, lalu meletakkan secuil kain atau plastik di atasnya, maka disini boleh mengusapnya.

 


kamu mungkin suka

323. Edit foto

Topik yang Dilihat

1.

×

Apakah Anda benar-benar ingin menghapus item yang sudah Anda kunjungi?

Ya, Hapus